ANAK JADI TUMBAL UNTUK BALAS DENDAM
Oleh: Jitendra
Editor: Admin pha
Tahun 2009, tahun dimana sangat sulit bagiku untuk masuk ke sekolah favorit, karena nilai kelulusanku yang sangat sedikit, kurangnya belajar, suka membolos dan berkelahi menjadikan penyesalan dalam hidupku. Andai waktu bisa berputar kembali pasti aku akan tekun dalam belajar, harapanku hanya punya 1 piagam pencak silat yang menjadi harapan penambah poin masuk ke sekolah favorit. Tetapi nasib berkata lain tidak ada yang mau menerimaku disekolah yang aku daftar. Agar masuk ke sekolah favorit berbagai cara aku lakukan tetapi tidak berhasil, lalu aku putuskan pergi ke kota Pekalongan bahkan disini pun aku tidak diterima disekolah mana pun hingga rasa penyesalan semakin bertambah.
Anda punya masalah baca DISINI
Ketika hendak pulang ke semarang lagi melihat seorang laki2 jatuh dari motor, aku bergegas membantu beliau karena lukanya lumayan parah aku brusaha menghadang angkot utk membawa ke rumah sakit dan segera telpon keluarganya agar ke rumah sakit. Setelah menunggu sekian lama keluarganya pun datang dan mengucapkan terima kasih. Hari sudah mulai malam, pulangpun rasanya malas karena belum mendapat sekolah angin malam sangat dingin tidurpun di musola rumah sakit, perjuangan yang tiada batas, mungkin sudah takdirny seperti ini apa yang ditanam itulah yang dituai.
Hari sudah pagi, ketika mencari sarapan ada brosur sekolahan membuka peserta didik baru, ku tak akan pilah pilih sekolah lagi, sesampainy disekolahan yang aku daftar tak ku sangka bertemu dengan salah satu keluarga yang aku tolong kemarin, diapun akhirnya membantuku mengurus pendaftaran dan langsung masuk tanpa adanya tes, hidup tidak ada yang tau, hari nanti, esok pasti akan berubah seperti yang aku alami hari ini. Keberuntungan berpihak padaku, akupun diajak bapak latif nama kepala sekolah tersebut kerumahnya, ternyata ini adalah rumah dinas dari sekolahan sngat langka sekarang sekolahan swasta tapi para gurunya diberikan mes rumah. Kebnyakan guru dibayar rendah, kesejahteraanny pun tidak dijamin, beliau menawarkan 1 kamar kosong untuk aku tempatin, bliau hdup dengan istri dan 4 anak, 3 wanita 1 pria yang aku tolong tempo hari lalu, karena belum ada pandangan kos akupun terima tawaran pak latif.
Hari pertama sekolah MOS sangat lelah, jenuh, bosan aku nikmatin sampe 1 minggu. Singkatnya setelah 1 bulan berada disini banyak keanehan yang terjadi membuatku pingin keluar dari rumah ini, awal datang kesini aku kira hanyalah rumah biasa tapi lma kelamaan seperti rumah yang dihuni banyak jin jahat. Anak yang terkecil sering nangis bernama Dini, Susi anak yg nmer 3 kadang menjerit ketakutan yang ank nmer 2 Yuni sering berjalan bungkuk katanya punggungny berat untuk ditegakkan, yang anak nmer 1 sering kerasukan, kalau malampun dikamar mandi seperti ada org mandi. Ketika aku liat tdk ada siapapun, parahnya dagangan ibu latif tidak pernah laku katanya warungnya selalu tutup kata pembeli, anehnya ketika malam tertentu anak tetangga sering kesakitan minta tolong.
Aku mulai menyelidiki, malam ini aku coba begadang, tepat pukul 2 dini hari ada seseorang yang berjalan mengitari rumah pak Latif sambil menabur sesuatu, aku segera keluar memergokinya. Tetapi sialnya kakiku ketika sampe pintu gk bisa digerakan seperti ada yang memegang kakiku, aku hanya bisa melihat org itu dari dalam, setelah mengitari, aku lhat org itu menanam sesuatu di depan warung bu Latif dan melempar sesuatu diatas rumah pak Latif. Orang itu aku intip ternyata masuk kerumah sebelah, apa mungkin dia adalah pelakunya?
beberapa hari yang lalu aku teringt terjadi pertengkaran hebat antara keluarga pak Latif dan tetangganya, masalah listrik yang sering anjlog. Rumah tetangga dan pak latif listrikny menyalur dalam 1 saluran yang sama, aku mau mencertakan kejadian tadi malam tak enak hati, bisa menimbulkan pertengkaran yang lbh hebat.
Pagi subuh aku gali tanah yang di dalamnya ditanam sesuatu oleh orang tersebut. Setelah aku gali ternyata bungkusan dan di dalamnya adalah tulang, akupun memanjat genteng rumah barang yang dilempar ternyata kain berisi tanah, akupun membungkus semua dan segera aku buang ke laut. Esok pagi tak ada hal yang mencurgakan, sampai malam ketika mau tidur rumah pak latif terguncang seperti gempa, tiba tiba saja ada suara ledakan dari atas rumah door sungguh keras dan dibarengi seperti ada ember berisi batu yang ditumpahkan diatas rumah.
Bebarengan dengan itu Yuni dan Bagas kerasukan, teriak2 dikamar mereka. Aku dan pak Latif segera menggedor kamar Yuni dan Bagas, aku sebenarny takut karna melhat bagas dan yuni melotot, muka memerah, sesekali juga menyerangku. Sedangkan pk latif keluar rumah meminta pertolongn. Aku hanya bisa menahan mereka sambil membacakan doa sebisaku. Bagas dan yuni memaki ku habis2n, mereka berkata kalau ikut campur maka aku akan dibunuhnya sambil tertawa dia bilang kalau disini ada ratusan teman temannya dan mendapat upah anak kecil.
Akupun memberanikan diri bertanya siapa anak kcil tersebut? dia membentak BUKAN URUSAN KAMU Sambil ketawa terbahak2, akupun menantang berkata kalau kalian mau melepas bagas dan yuni kalian bisa masuk ke tubuhku pikiran bodohku dari pada aku ketakutan, mending aku yang kerasukan. Seketika itu mataku gelap tak bisa melihat apa apa, dalam gelap aku melihat bermacam2 sosok ada yang kecil kaya tuyul tp gigi dan kukunya panjang, makhluk tinggi besar berbulu dan bertanduk yang paling kaget ada wanita sangat cantik memakek kebaya. Nah aku pun bertanya pada beliau kenapa ada disini, dia berkata kalau sekarang mereka ada ditubuhku dan beliau adalah pemimpin mereka, sepertinya beliau baik aku bercakap2 denganya.
AKU: kenapa melakukan ini pada keluarga pak latif?
JIN: karena manusia pendendam mau menumbalkan anaknya untuk ku (sambil ketawa) kamu tampan, baik maukah menikah denganku?
aku dayang dari penguasa pantai XXXXX (maaf tidak aku sebutkan nama pantainya)
AKU: aku berterima kasih atas tawaran nyai, tapi maaf aku masih berumur 16 tahun masa nyai mau menikah dengan anak kecil.
JIN: (ketawa) di alam ku ini, usia di duniamu ratusan tahun tapi di alamku aku masih belasan tahun.
AKU: (dalam hati tidak begtu percya tetapi dia sangat muda dan cantik layaknya gadis remaja).
JIN: kenapa bengong.?
Aku ditariknya, sekejap mata aku sudah ditempat lain entah tempat apa ini disekelilingku seperti rumah gubuk.
JIN: ini adalah tempat manusia pemuja ratu kami, disinipun tempatnya juru kunci untuk meminta apapun ke ratu kami.
AKU: (memangguk) kenapa nyai mau menuruti mereka?
JIN: karna dari nabi adam tugas kami membuat orang tersesat (ketawa).
AKU: bolehkah aku kembali ketubuhku dan membebaskan keluarga pak latif dari jeratan yang nyai buat?
JIN: tidak bisa, kamu harus jadi suamiku kalau mau keluarga pak latif selamat (ketawa)
AKU: (bingung mau jwb apa) Tiba2 aku ditarik lagi aku melhat tubuhku dirumah pak latif seperti orang sekarat.
JIN: Tujuh hari dalam waktu duniamu, bila jiwamu ada disampingku maka kamu akan meninggal (ketawa)
AKU: (aku harap ini cuma mimpi tidak nyata) akupun membaca doa yang aku tau, seketika itu jin itu terbakar minta ampun.
AKU: tolong bebaskan keluarga pak latif dan jiwaku.
JIN: tidak, ternyata kamu memiliki pendamping yang kuat.
AKU: pendamping? (perasaan aku sendirian) aku tidak peduli omongannya. Aku membaca doa yg aku bisa, tiba2 jiwaku tertarik dan sadar aku ada dikerumunan orang yang membacakan yasin.
Alhamdulilah jiwaku kembali
pak latif dan bulatif terlhat menangis, dia bilang minta maaf karna melibatkanku dalam masalahnya satu minggu dijalani seperti normalny waktu aku pertama disini warung bu latif menjadi rame lagi, anak2 bu latif pun hidup normal. Tetapi setelah kejadian itu anak tetangga yang paling kecil tiap malam menjerit kesakitan dan akhrnya anakny meninggal dunia.
Aku tetap menjaga rahasia ini.
agar keluarga pak latif dan tetangganya baik2 saja, kasian anak tersebut ditumbalkan utk membalaskan dendam org tuanya. naudzubillah min dzalik.
#tamat
Komentar
Posting Komentar